Kejar TKDN 60% di 2027, BYD Andalkan Pabrik Subang dan Pemasok Lokal

17 hours ago  ·  3 min read
By Linda Davis - dailynesia.com
pengunjung-melihat-byd-atto-1-dalam-ajang-pameran-gaikindo-indonesia-international-auto-show-giias-2026-yang-berlangsung-di-in-1785582470761_169

BYD Optimalkan Pabrik Subang dan Rantai Pasok Lokal untuk Capai TKDN 60 Persen

Dailynesia.com – Tangerang — PT BYD Motor Indonesia menyatakan kesiapannya dalam mengejar target Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 60 persen yang akan berlaku mulai tahun 2027. Saat ini, tingkat kandungan lokal pada kendaraan merek tersebut sudah melewati angka 40 persen dan diproyeksikan terus meningkat seiring dengan penambahan kapasitas manufaktur di pabrik Subang.

Luther Panjaitan, sebagai Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, menjelaskan bahwa pembangunan fasilitas produksi menjadi kunci dalam meningkatkan persentase komponen lokal. Hingga saat ini, empat proses manufaktur utama telah beroperasi di Indonesia, yang berfungsi sebagai fondasi kuat bagi penguatan rantai pasok domestik.

Sebagai bentuk confidence level kami di sisi investasi berbasis industri, sekarang empat major process dari manufacture itu kita letakkan di fasilitas kita di Subang. Yaitu mulai dari stamping, welding, painting, dan assembly. Ini adalah investasi yang paling confidence yang bisa dibuat oleh BYD di Indonesia.

Perusahaan otomotif asal Tiongkok tersebut juga mulai menjalin kerjasama dengan pemasok lokal guna memenuhi kebutuhan komponen kendaraan listrik. Langkah strategis ini dilakukan bersamaan dengan peningkatan kapasitas produksi, sehingga industri pendukung dapat mencapai skala ekonomi yang memadai. BYD meyakini bahwa penambahan volume produksi akan membuka peluang lebih luas bagi pemasok komponen untuk berkembang bersama.

Luther menambahkan bahwa pengembangan industri komponen pendukung sangat mungkin dilakukan, mengingat hal tersebut dapat mengoptimalkan aspek purchasing. Namun, diperlukan volume produksi yang cukup sebagai dasar. Saat ini, fokus utama adalah meningkatkan volume manufaktur dan mengoptimalkan basis produksi sebelum menerapkan extension dengan membawa industri-industri pendukung.

Tentunya industri-industri komponen pendukung adalah hal yang bukan tidak mungkin, karena itu bisa mengoptimalisasi dari sisi purchasing. Tapi memang itu butuh volume, sehingga concern kami saat ini kita tingkatkan dulu volume-nya di sisi manufacture, mengoptimalkan dulu basis produksinya, dan sangat possible kita memberlakukan extension dengan membawa industri-industri pendukung.

Komponen Lokal Sudah Dimanfaatkan

Selain memperbesar skala produksi, BYD juga telah mengintegrasikan sejumlah komponen buatan lokal ke dalam kendaraan mereka, termasuk ban dan kaca. Kerja sama dengan pemasok nasional dilakukan untuk mendukung pemenuhan komponen tier 1 maupun tier 2, sekaligus meningkatkan kandungan lokal kendaraan yang dipasarkan di Indonesia.

Tapi just info, pada saat ini pun kami sebenarnya telah bekerja sama dengan beberapa produsen-produsen komponen lokal untuk mendukung tier 1, tier 2 komponen yang mengoptimalisasi pencapaian local content BYD.

Strategi Jangka Panjang

Target pemerintah untuk meningkatkan TKDN menjadi 60 persen dinilai sebagai strategi yang tepat dalam memperkuat industrialisasi nasional. Oleh karena itu, BYD telah memasukkan target tersebut ke dalam rencana bisnis jangka panjang, termasuk untuk model-model kendaraan yang akan diluncurkan berikutnya.

Luther menegaskan bahwa persiapan sudah dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya untuk produk saat ini tetapi juga untuk produk mendatang.

Tahun depan memang pemerintah menargetkan harus 60 persen, dan kita sudah ke arah situ. Sudah mempersiapkan, bahkan tidak hanya di produk-produk ini saja, dan produk selanjutnya juga comply dengan peraturan pemerintah.

Pernyataan ini disampaikan oleh Luther di acara GIIAS 2026 pada Rabu, 5 Agustus 2026, yang menunjukkan komitmen kuat BYD terhadap pengembangan industri otomotif di Indonesia.

Frequently Asked Questions

What is Kejar TKDN 60 di 2027 BYD Andalkan?

Kejar TKDN 60 di 2027 BYD Andalkan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Kejar TKDN 60 di 2027 BYD Andalkan matter?

Kejar TKDN 60 di 2027 BYD Andalkan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

MORE FROM THIS CATEGORY