Hore! Pemerintah Tebar Paket Insentif Ekonomi di Semester II-2026

16 hours ago  ·  3 min read
By Sandra Taylor - dailynesia.com
menteri-koordinator-bidang-perekonomian-airlangga-hartarto-dalam-acara-economic-update-cnbc-indonesia-senin-29062026-1782704576209_169

Pemerintah Perpanjang Bantuan Ekonomi untuk Paruh Kedua Tahun 2026

Dailynesia.com – Jakarta — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto menyampaikan bahwa berbagai program insentif akan terus berlanjut pada semester kedua tahun ini. Langkah tersebut bertujuan menjaga pertumbuhan ekonomi tetap di atas lima persen serta menstabilkan tingkat inflasi nasional.

Beberapa kebijakan yang akan kembali diterapkan mencakup bantuan pangan, potongan harga transportasi, pembebasan PPN untuk tiket pesawat kelas ekonomi, serta peluncuran program magang dan vokasi. Airlangga juga menyebutkan adanya insentif tambahan untuk sektor pariwisata.

Bantuan Pangan dan Diskon Transportasi

Program bantuan pangan akan terus berjalan dengan menjangkau 33,24 juta penerima manfaat. Setiap keluarga akan menerima beras sebanyak sepuluh kilogram sebagai upaya menekan laju inflasi.

“Pada semester kedua tahun ini, beberapa program terus dijalankan yaitu bantuan pangan untuk 33,24 juta penerima manfaat yang kita akan berikan beras 10 kilogram dan tujuannya adalah juga untuk menekan inflasi,” kata Airlangga dalam konferensi pers di kantornya, Rabu (5/8/2026).

Selain itu, diskon tarif sebesar tiga puluh persen untuk berbagai moda transportasi umum akan kembali berlaku selama masa liburan Natal dan Tahun Baru 2026-2027. Potongan harga ini mencakup perjalanan kereta api jarak jauh kelas ekonomi, kapal laut, serta penyeberangan. Untuk tiket pesawat kelas ekonomi, pemerintah juga akan menanggung PPN.

“Kemudian juga transportasi liburan sekolah saat Nataru juga sudah disiapkan dengan diskon 30% untuk angkutan laut penumpang, bebas tarif juga untuk kepelabuhanan dan PPN ditanggung pemerintah (DTP) untuk tiket pesawat yang ekonomi,” lanjut Airlangga.

Program Magang dan Vokasi Nasional

Program magang dan pelatihan vokasi akan dilanjutkan pada semester II-2026 setelah berjalan di semester pertama. Pemerintah membuka kesempatan bagi 150.000 peserta untuk mengikuti program magang selama enam bulan.

“Program magang dan pelatihan vokasi juga terus didorong, di mana program magang untuk 150.000 dilanjutkan untuk mereka magang 6 bulan dan setelah 6 bulan mereka dipersilakan bekerja di perusahaan tersebut atau mencari pekerjaan lain,” terang Airlangga.

Pariwisata dan Kerjasama Internasional

Sektor pariwisata juga mendapat perhatian khusus melalui pemberian insentif untuk mendukung berbagai acara yang akan diselenggarakan di Indonesia pada paruh kedua tahun ini. Airlangga additionally mengungkap adanya kerja sama dengan Thailand dan Belarusia yang salah satu poin utamanya adalah pembukaan rute penerbangan langsung antara kedua negara tersebut dengan Indonesia.

“Ini yang menarik Bali dan Nusa Tenggara tumbuh di atas nasional yaitu 6,1 persen nah ini menunjukkan bahwa sektor tourism itu sudah bisa juga bergerak untuk mensejahterakan,” tegasnya.

Energi dan Insentif Fiskal

Dari sisi energi, pemerintah berkomitmen untuk tidak lagi mengimpor bahan bakar solar berkat penerapan B50. Subsidi Pertalite juga akan tetap dijaga hingga Desember 2026 untuk menjaga stabilitas harga BBM di tengah ketidakpastian geopolitik, termasuk situasi di Selat Hormuz.

“Arahan Bapak Presiden juga di tengah ketidakpastian daripada perang di Selat Hormuz, BBM tetap kita jaga resiliensinya di mana APBN sebagai shock absorber itu menjaga agar dengan diterapkannya B50 maka kita tidak lagi impor solar. Untuk Pertalite dijamin harga sampai Desember 2026 masih aman,” ujar Airlangga.

Tidak hanya itu, dari segi insentif fiskal, pajak penghasilan yang ditanggung pemerintah untuk karyawan bergaji di bawah Rp 10 juta per bulan di sektor-sektor tertentu juga akan tetap dilanjutkan hingga akhir tahun.

Frequently Asked Questions

What is Hore Pemerintah Tebar Paket Insentif Ekonomi?

Hore Pemerintah Tebar Paket Insentif Ekonomi is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Hore Pemerintah Tebar Paket Insentif Ekonomi matter?

Hore Pemerintah Tebar Paket Insentif Ekonomi matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

MORE FROM THIS CATEGORY