Siaga Perang Menggila, Pasukan Rudal Korut Dikerahkan ke Rusia

16 hours ago  ·  3 min read
By Linda Miller - dailynesia.com
presiden-rusia-valdimir-putin-dan-pemimpin-korea-utara-kim-jong-un-saat-pertemuan-di-kosmodrom-vostochny-di-wilayah-amur-timur-9_169

Pasukan Rudal Korea Utara Mulai Dikerahkan ke Wilayah Barat Rusia

Dailynesia.com – Jakarta — Sebuah kontingen rudal asal Korea Utara telah resmi memulai penempatan di kawasan barat Rusia. Berdasarkan laporan Reuters yang diterbitkan pada Rabu, 5 Agustus 2026, formasi ini diperkirakan membawa serangkaian 120 peluru kendali balistik serta enam unit peluncur yang siap digunakan untuk menargetkan Ukraina.

Andrii Cherniak, pejabat intelijen militer Ukraina, menginformasikan bahwa Moskow berencana menempatkan sekitar 90 personel dari unit rudal Korea Utara tersebut di wilayah Voronezh. Para personel ini akan bergabung ke dalam Brigade Rudal ke-112 milik Rusia. Langkah ini menandai perluasan signifikan dari kerja sama pertahanan yang telah terjalin antara kedua negara.

Perkembangan Hubungan Moskow-Pyongyang

Kerjasama militer antara Rusia dan Korea Utara terus menguat sejak invasi yang diluncurkan Moskow pada tahun 2022. Hubungan kedua negara semakin solid setelah penandatanganan pakta pertahanan bersama pada tahun 2024. Pyongyang dikabarkan telah mengirimkan gelombang baru yang mencakup 40 rudal jenis KN-23 dan KN-24 beserta kru operasionalnya ke Rusia.

Namun, konfigurasi lengkap serta total jumlah rudal baru masih menunggu finalisasi dalam pembicaraan tingkat tinggi yang dijadwalkan bulan depan. Hingga kini, fungsi pasti yang akan dijalankan oleh personel Korea Utara dalam operasi rudal Rusia masih belum terdefinisi jelas.

Konteks Pengerahan dan Kekhawatiran Ukraina

Pengerahan ini terjadi bersamaan dengan aksi Rusia pekan lalu yang menembakkan dua rudal buatan Korea Utara pertama ke Ukraina sejak Agustus tahun sebelumnya. Saat ini, Ukraina sedang menghadapi defisit serius pada sistem pertahanan udara tingkat tinggi mereka. Moskow berupaya memanfaatkan kelemahan tersebut dengan memanfaatkan lebih banyak rudal balistik yang sulit untuk dijatuhkan.

Rob Lee, peneliti senior dari Foreign Policy Research Institute, menilai bahwa kontribusi sumber daya dari Korea Utara merupakan ancaman serius bagi Kyiv. Ia menjelaskan:

“Pertahanan rudal balistik adalah salah satu kerentanan terbesar Ukraina, sehingga peningkatan kuantitas rudal balistik yang mereka hadapi akan menimbulkan tantangan yang lebih besar.”

Kekhawatiran utama Ukraina saat ini berkaitan dengan kondisi pertahanan udara mereka pada musim dingin mendatang. Pada periode tersebut, Rusia diproyeksikan akan kembali menargetkan jaringan listrik Ukraina dengan serangan intensif seperti yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

Insiden Terbaru dan Spesifikasi Rudal

Pekan lalu, otoritas Ukraina melaporkan bahwa sebuah rudal Korea Utara telah menghancurkan sebuah rumah warga di desa Radushne. Serangan mematikan di wilayah Ukraina tengah tersebut menewaskan setidaknya lima anggota dari satu keluarga yang sama. Cherniak mengonfirmasi bahwa serangan pekan lalu merupakan penggunaan rudal balistik Korea Utara pertama yang tercatat sejak Agustus 2025. Ia memastikan bahwa rudal tersebut berasal dari gelombang baru berisi 40 rudal yang baru saja dikirimkan.

Sumber militer Ukraina menyebutkan bahwa rudal KN-23 dan KN-24 milik Korea Utara memiliki jangkauan dan muatan yang lebih besar daripada rudal setara milik Rusia, Iskander. Akan tetapi, rudal tersebut jauh kurang akurat dan sering dikaitkan dengan serangan yang memakan banyak korban sipil. Penggunaan rudal jenis ini sejalan dengan pola Rusia yang mencoba menggunakan lebih banyak rudal balistik sekelas Iskander 9M723.

Rudal-rudal mematikan tersebut diketahui hanya bisa dihentikan oleh sistem pertahanan udara Patriot buatan Amerika Serikat. Rusia tercatat mulai menembakkan rudal KN-23 dan KN-24 ke Ukraina menjelang akhir tahun 2023. Menurut Cherniak, Korea Utara telah memasok sekitar 150 rudal antara akhir tahun 2023 hingga Agustus 2025.

Frequently Asked Questions

What is Siaga Perang Menggila Pasukan Rudal Korut?

Siaga Perang Menggila Pasukan Rudal Korut is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Siaga Perang Menggila Pasukan Rudal Korut matter?

Siaga Perang Menggila Pasukan Rudal Korut matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

MORE FROM THIS CATEGORY