Video: Adopsi Alat Berat EV, Kontraktor Tambang Minta Keringanan Pajak
Dailynesia.com – Jakarta – Dalam konteks industri pertambangan Indonesia yang sedang menghadapi tantangan efisiensi, Video: Adopsi Alat Berat EV, Kontraktor Tambang Minta Keringanan Pajak menjadi topik hangat yang dibahas dalam program Closing Bell CNBC Indonesia. Direktur Eksekutif Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (ASPINDO), Bambang Tjahjono, menyampaikan bahwa produksi batu bara di Indonesia saat ini telah mencapai puncaknya. Kondisi ini membuat upaya peningkatan kapasitas produksi menjadi lebih terkendala dibandingkan sebelumnya.
Bambang menjelaskan bahwa Indonesia masih memiliki ruang untuk meningkatkan produksi hingga 20 persen tanpa perlu membuka tambang baru. Namun, jika target kenaikan produksi ingin ditingkatkan lebih tinggi lagi, maka pembukaan tambang baru menjadi solusi yang diperlukan. Ia menambahkan bahwa jika Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tahun 2026 direvisi, produksi batu bara masih bisa digenjot mencapai angka 700 juta ton. Meskipun demikian, target yang lebih tinggi dari angka tersebut akan terasa sulit untuk dicapai.
Transformasi Menuju Kendaraan Listrik Tambang
Dalam upaya meningkatkan kinerja dan efisiensi bisnis jasa tambang, ASPINDO melihat potensi besar dalam pemanfaatan kendaraan listrik tambang, khususnya truk besar berbasis teknologi EV. Transformasi ini bukan hanya soal keberlanjutan lingkungan, tetapi juga efisiensi operasional jangka panjang. Oleh karena itu, pelaku usaha mengharapkan dukungan pemerintah melalui kebijakan yang memberikan keringanan pajak bagi alat berat tambang yang menggunakan teknologi listrik.
“Keringanan pajak alat berat tambang menjadi kunci untuk mempercepat adopsi teknologi EV di sektor pertambangan,” ujar Bambang Tjahjono dalam diskusi tersebut.
Prospek adopsi alat berat EV di Indonesia dinilai menjanjikan, terutama dengan dukungan regulasi yang tepat. Namun, tantangan tetap ada, termasuk infrastruktur pengisian daya dan kesiapan sumber daya manusia. Kontraktor tambang berharap pemerintah dapat memberikan insentif fiskal yang memadai agar transisi menuju kendaraan listrik dapat berjalan lebih cepat dan efektif.
Dialog lengkap antara Mercy Widjaja dengan Bambang Tjahjono dapat disaksikan dalam program Closing Bell CNBC Indonesia yang tayang pada hari Rabu, 29 Juli 2026. Melalui Video: Adopsi Alat Berat EV, Kontraktor Tambang Minta Keringanan Pajak, para pemangku kepentingan industri pertambangan dapat memahami lebih dalam mengenai strategi dan harapan kontraktor tambang dalam menghadapi era baru teknologi hijau.

