Thrifting Pasar Senen Masih Diserbu Orang RI, Ini Alasan Sebenarnya

3 months ago  ·  4 min read
By David Williams - dailynesia.com
08e3bc88-a075-498d-9d3c-e11fbbee9155-0

New Policy Boosts Thrifting at Pasar Senen, Explained

Dailynesia.com – Seiring penerapan New Policy yang baru diterapkan, Pasar Senen di Jakarta Pusat tetap menjadi tempat favorit bagi masyarakat Indonesia untuk membeli pakaian bekas. CNBC Indonesia melakukan survei di lokasi tersebut pada Senin (11/5/2026), dan hasilnya menunjukkan bahwa antrean pengunjung tidak hanya memadati lantai pertama, tetapi juga lantai dua yang berisi banyak toko thrifting. Konsumen terutama mencari pakaian wanita, seperti kemeja, blazer, dan celana panjang, yang dijual dengan harga terjangkau. Keberhasilan pasar ini dalam menyediakan produk berkualitas dengan harga rendah menjadi alasan utama di balik kepopuleran New Policy di tengah aktivitas masyarakat yang semakin sibuk.

The Impact of New Policy on Thrifting Trends

New Policy telah mengubah cara masyarakat memandang belanja pakaian bekas. Dengan adanya kebijakan ini, pasokan produk impor seperti baju dari Jepang dan Korea Selatan menjadi lebih mudah diakses, sehingga memicu minat beli yang tinggi. Para pengunjung Pasar Senen mencatat bahwa perubahan regulasi ini memperluas pilihan pakaian yang tersedia, baik dari segi model maupun harga. “New Policy mempermudah saya mencari pakaian unik, seperti jaket musim dingin yang harganya jauh lebih murah dibandingkan di toko-toko besar,” ujar salah satu pembeli. Selain itu, kebijakan ini juga meningkatkan kualitas produk yang ditawarkan, karena pihak penjual kini lebih terdorong untuk memastikan barang yang dijual layak untuk konsumsi.

Beberapa pedagang menyatakan bahwa New Policy membuka peluang bisnis baru, terutama di tengah tren konsumsi yang lebih ramah lingkungan. “Kebijakan ini memberi ruang bagi pengusaha lokal untuk memasarkan produk bekas dengan lebih baik, karena ada aturan yang mengatur impor dan distribusi,” kata Gery, seorang penjual di Pasar Senen. Dengan New Policy, harga jual produk bekas dipastikan kompetitif, sehingga menarik lebih banyak pembeli. Hal ini juga menjawab pertanyaan mengapa Pasar Senen masih menjadi pusat aktivitas thrifting meski di tengah persaingan pasar modern yang semakin ketat.

Consumer Insights: Why Pasar Senen Stays Popular

“Pakaiannya bagus, dan harganya jauh lebih murah. New Policy membuat saya lebih percaya dengan produk di sini, karena ada pengawasan kualitas,”

Nika, seorang pembeli setia, menyebutkan bahwa kepopuleran Pasar Senen tidak hanya karena produk yang murah, tetapi juga karena keunikan desain. “Di New Policy, banyak pakaian dari luar negeri yang dijual di sini, dan saya suka karena bisa menemukan baju yang tidak biasa dibeli di Indonesia,” katanya. Menurut Nika, Pasar Senen menjadi pilihan utama karena menawarkan nilai ekonomis tinggi, terutama bagi kalangan yang ingin tampil modis tanpa menguras kantong. Ia juga menambahkan bahwa kebijakan ini membantu memperluas akses masyarakat terhadap pakaian dengan kualitas baik.

“Saya beli baju impor di Pasar Senen, tapi harganya hanya separuh dari yang di toko mal. New Policy memang benar-benar menguntungkan konsumen,”

Riri, pembeli lain, menilai Pasar Senen menjadi pilihan wajib karena kombinasi harga murah dan kualitas produk yang terjaga. “Banyak yang membeli baju berkualitas tinggi, seperti kemeja dari Korea Selatan, dengan harga Rp30.000 saja. Ini membuat New Policy bisa diterima oleh berbagai kalangan, mulai dari anak muda hingga orang dewasa,” ujarnya. Selain itu, Riri juga menyebutkan bahwa tren thrifting kini lebih berkelanjutan, karena produk bekas di Pasar Senen tidak hanya murah, tetapi juga ramah lingkungan. Keberhasilan ini semakin membuktikan bahwa New Policy menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan minat belanja di pasar tradisional.

Details of the New Policy

New Policy yang berlaku sejak 29 Agustus 2025 merupakan regulasi terbaru dari Kementerian Perdagangan yang mengatur impor tekstil dan produk tekstil. Peraturan ini mencakup pengendalian jumlah impor, serta peningkatan standar kualitas produk yang dijual di pasar dalam negeri. Selain itu, New Policy juga memperbolehkan penjual untuk memasarkan barang bekas dengan lebih fleksibel, asalkan memenuhi persyaratan kualitas dan harga. Dengan adanya aturan ini, Pasar Senen bisa bertahan sebagai destinasi utama bagi penggemar thrifting, karena memiliki akses ke produk impor yang lebih baik.

Menurut informasi dari Kementerian Perdagangan, New Policy bertujuan untuk menyeimbangkan kebutuhan pasar dalam negeri dengan kualitas produk impor. Regulasi ini juga menargetkan pengurangan ketergantungan masyarakat pada produk impor dengan harga tinggi, sehingga lebih banyak orang bisa menikmati pakaian berkualitas dengan biaya lebih rendah. Dengan pendekatan ini, Pasar Senen menjadi contoh nyata bagaimana New Policy bisa meningkatkan aksesibilitas dan keberlanjutan bisnis di sektor pakaian bekas. Sejumlah pedagang lokal menyambut baik kebijakan ini, karena memberi ruang bagi mereka untuk berkembang dan bersaing lebih sehat.

Future of Thrifting in Indonesia

Keberhasilan Pasar Senen dalam memanfaatkan New Policy menunjukkan potensi yang besar bagi tren thrifting di Indonesia. Dengan adanya regulasi yang lebih terstruktur, pasar dalam negeri bisa lebih stabil dan menarik bagi konsumen. Selain itu, New Policy juga diperkirakan akan mendorong inovasi dalam pengolahan pakaian bekas, sehingga lebih banyak produk lokal dapat muncul. “New Policy tidak hanya membantu pasar tradisional, tetapi juga mendorong bisnis kecil menengah untuk berkembang,” kata salah satu pengamat perekonomian. Dengan kebijakan ini, masyarakat kini memiliki pilihan lebih banyak untuk belanja ramah lingkungan tanpa mengorbankan kualitas.

Secara keseluruhan, New Policy menjadi faktor kunci yang memperkuat posisi Pasar Senen sebagai pusat thrifting di Indonesia. Meski awalnya dianggap hanya sebagai tempat belanja murah, pasar ini kini semakin menjadi pusat inovasi dan kualitas. Dengan adanya aturan yang mengatur impor dan penjualan barang bekas, konsumen bisa lebih percaya pada produk yang dijual di Pasar Senen. Tren ini juga menunjukkan bagaimana New Policy bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, sektor bisnis, dan lingkungan sekaligus.

MORE FROM THIS CATEGORY