Prabowo & Bos Danantara Bertemu 3 Eks PM Thailand, Bahas Ini!

4 weeks ago  ·  3 min read
By James Lopez - dailynesia.com
ede4362e-2f1d-48b3-baa1-b3d4c8ec9804-0

Hasil Pertemuan: Prabowo & Bos Danantara Bertemu Tiga Mantan PM Thailand, Fokus pada Strategi Investasi

Dailynesia.com – Hasil pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan tiga mantan Perdana Menteri Thailand berlangsung di Gedung Danantara, Jakarta, pada Kamis, 9 Juli 2026. Kehadiran mantan pemimpin negara tetangga tersebut menandai langkah strategis Indonesia untuk memperkuat hubungan ekonomi dan meningkatkan kolaborasi bilateral. Tokoh-tokoh yang hadir meliputi Thaksin Shinawatra (2001–2006), Yingluck Shinawatra (2011–2014), serta Paetongtarn Shinawatra (2024–2025). Pertemuan ini juga dihadiri oleh jajaran pimpinan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, seperti Rosan Roeslani, Dony Oskaria, dan Pandu Sjahrir, yang menjadi pendamping diskusi dalam menggali potensi kerja sama.

Hasil pertemuan menekankan pentingnya keterlibatan para pemimpin Thailand masa lalu dalam memberikan perspektif unik tentang dinamika pasar dan kebijakan ekonomi. Thaksin Shinawatra, yang kini menjadi anggota Dewan Penasihat Danantara, menyampaikan rekomendasi terkait pengembangan infrastruktur dan optimisasi pengelolaan sumber daya alam. Sementara itu, Yingluck dan Paetongtarn berbagi wawasan tentang peran sektor teknologi dan transformasi digital dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Diskusi menghasilkan beberapa kesepakatan awal, termasuk peningkatan akses pasar untuk produk Indonesia di negara-negara ASEAN.

Penjelasan Tentang Hasil Pertemuan dan Strategi Kolaborasi

Hasil pertemuan ini diungkapkan oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam wawancara media pada Jumat, 10 Juli 2026. “Kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Thailand menjadi lebih dinamis setelah pertemuan ini, khususnya dalam mempercepat hilirisasi industri dan meningkatkan daya saing kompetitif,” jelasnya. Hasil pertemuan juga menyoroti keterbukaan Thailand dalam menerima investasi asing, terutama di bidang energi terbarukan dan pertanian berkelanjutan. Menurut Teddy, langkah ini selaras dengan visi Indonesia untuk menjadi pusat keuangan dan investasi di Asia Tenggara.

Dalam hasil pertemuan, Rosan Roeslani, CEO BPI Danantara, menekankan bahwa pertemuan tersebut menjadi momentum untuk meninjau kembali kebijakan ekonomi bilateral. “Hasil pertemuan ini menghasilkan beberapa rekomendasi, termasuk peningkatan pertukaran informasi tentang regulasi investasi dan pembentukan kerja sama teknis di sektor ekonomi unggulan,” katanya. Rosan menyebutkan bahwa tujuan utama pertemuan adalah mengidentifikasi peluang baru, seperti pengembangan kawasan ekonomi dan peningkatan pertukaran modal antara dua negara. Hasil pertemuan ini juga diharapkan mendorong perjanjian kerja sama jangka panjang, terutama di bidang keuangan dan pendidikan bisnis.

Analisis Hasil Pertemuan dan Dampak pada Pertumbuhan Ekonomi

Hasil pertemuan antara Prabowo dan ketiga mantan PM Thailand dianggap sebagai langkah penting dalam memperkuat jaringan diplomatik dan ekonomi. Pemerintah Indonesia ingin memanfaatkan pengalaman sejarah para tokoh Thailand untuk merancang strategi yang lebih efektif dalam menarik investor dari luar negeri. Dalam rapat tersebut, beberapa topik utama dibahas, termasuk pengembangan sektor industri, perluasan kebijakan investasi, dan peningkatan ekspor komoditas unggulan Indonesia ke pasar Thailand.

Kemajuan di bidang ekonomi antara kedua negara diharapkan memberikan dampak signifikan pada pertumbuhan kawasan ASEAN. Hasil pertemuan ini juga membuka peluang untuk mengeksplorasi inisiatif kerja sama multilateral, seperti peningkatan kapasitas logistik dan penguatan rantai pasok. Dony Oskaria, salah satu pimpinan BPI Danantara, menambahkan bahwa hasil pertemuan akan menjadi dasar untuk menyiapkan acara serupa di tahun depan, yang akan melibatkan pemimpin negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara. Dengan demikian, pertemuan ini tidak hanya memperkuat hubungan bilateral tetapi juga membangun perspektif regional yang lebih luas.

Pertemuan ini juga menyoroti pentingnya kepercayaan antar pemimpin dalam menghadapi tantangan global. Paetongtarn Shinawatra menyoroti kebijakan ekonomi Indonesia yang stabil, sementara Thaksin menekankan kebutuhan keterbukaan regulasi untuk menarik investasi langsung. Hasil pertemuan ini disambut antusias oleh pihak Thailand, yang berharap kerja sama ekonomi bisa diakselerasi melalui pertemuan rutin dan diskusi teknis. Pandu Sjahrir, yang hadir sebagai anggota BPI Danantara, mengatakan bahwa hasil pertemuan akan dievaluasi lebih lanjut untuk menyusun rencana aksi konkret.

Hasil pertemuan juga menjadi bahan evaluasi bagi para investor asing yang tertarik memasuki pasar Indonesia. BPI Danantara menyatakan akan mengadakan serangkaian acara promosi investasi di tahun 2027 untuk meningkatkan minat investor. Dalam hasil pertemuan, disepakati bahwa peningkatan pertukaran data dan pengalaman akan menjadi kunci sukses dalam membangun pertumbuhan ekonomi bersama. Selain itu, kolaborasi dalam bidang pendidikan dan pelatihan keuangan diharapkan bisa memperkuat kualifikasi sumber daya manusia di kawasan ASEAN.

MORE FROM THIS CATEGORY