Sah! Pertagas Resmi Jadi Operator Pipa Gas Cisem 2
Dailynesia.com – PT Pertamina Gas (Pertagas), sebagai bagian dari Subholding Gas PT Pertamina (Persero), telah resmi ditunjuk sebagai operator untuk ruas Pipa Transmisi Gas Bumi Batang-Cirebon-Kandang Haur Timur (Cisem II). Pengumuman ini dilakukan setelah Pertagas memenangkan tender yang diadakan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui BLU LEMIGAS.
Konteks Penunjukan
Penugasan Pertagas mengelola aset pipa Cisem Tahap II berdasarkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 125.K/MG.01/MEM.M/2026. Sebelumnya, LEMIGAS mempercayakan pengelolaan infrastruktur tersebut, dan kini Pertagas menjadi mitra pengoperasian.
Milestone Strategis
Direktur Utama Pertagas, Indra P. Sembiring, menyatakan bahwa penunjukan ini merupakan titik penting dalam peran perusahaan. Sejak 2023, Pertagas telah menjabat sebagai operator Cisem I, dan kini bertanggung jawab atas tahap kedua.
“Ketersediaan infrastruktur gas yang terintegrasi dan handal adalah kunci untuk mempercepat transisi energi nasional dengan gas bumi. Energi yang disalurkan akan meningkatkan lifting Migas di hulu, memenuhi kebutuhan industri, serta membuka lapangan kerja baru,”
Pipa Cisem 2 merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diinisiasi Kementerian ESDM. Proyek ini dirancang untuk menghubungkan sumur gas dengan pasar, dengan memanfaatkan jaringan transmisi seperti Pipa Gresik-Semarang dan Pipa Cirebon-Semarang.
Pengoperasian dan Keterkaitan
Pada pertengahan Maret 2026, Kementerian ESDM mengalirkan gas perdana (gas-in) sebagai bagian dari pengujian proyek Cisem Tahap II. Upacara peresmian dihadiri oleh Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung setelah seluruh pekerjaan EPC selesai pada 5 Maret 2026.
“Integrasi ini membentuk sistem jaringan pipa yang terintegrasi, memberikan fleksibilitas pengoperasian dan kehandalan infrastruktur gas bumi, khususnya ruas yang kami kelola,”
Direktur Teknik & Operasi Pertagas, Agung Indri Pramantyo, menegaskan bahwa Cisem II terhubung dengan jaringan transmisi gas bumi nasional di lingkungan Subholding Gas. Keterlibatan dalam proyek ini berdampak pada pasokan energi untuk kilang, pupuk, dan pembangkit listrik.
Proyek ini juga mendukung program pemerintah dalam mengembangkan gas untuk rumah tangga dan UMKM. Upaya tersebut diharapkan memperluas akses energi, memperkuat ketahanan nasional, serta meningkatkan utilitas pipa di midstream.
“Sehingga proyek ini memiliki multiplier effect yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional,”
Sebagai penyedia infrastruktur energi, Pertagas berkomitmen untuk terus mendorong integrasi jaringan transmisi gas bumi. Tujuannya adalah memperkuat ketahanan energi sekaligus mendorong pertumbuhan industri dalam negeri.

