Sensor NASA Ungkap Perubahan Drastis IKN dari Langit

2 months ago  ·  3 min read
By Linda Davis - dailynesia.com
f1c914fd-b208-4e2b-b6e8-9b1972ba63e2-0

Sensor NASA Ungkap Perubahan Drastis IKN dari Langit

Dailynesia.com – Dari orbit Bumi, sensor satelit NASA merekam perubahan mendasar di Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam kurun waktu singkat. Citra terbaru yang diterbitkan Earth Observatory NASA menunjukkan transformasi besar di kawasan yang sedang dikembangkan sebagai pusat pemerintahan baru. Perbandingan antara gambar Juli 2022 dan Februari 2024 mengungkapkan evolusi drastis, mulai dari hutan hijau menjadi area konstruksi yang luas. Dalam Latest Program ini, data satelit menjadi alat penting untuk mengamati dinamika pembangunan IKN secara real-time.

Inisiatif Pemerintah Indonesia

Latest Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah Indonesia untuk memindahkan pusat pemerintahan dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Perubahan bentang alam di wilayah tersebut terlihat jelas dari data satelit, dengan hutan bakau dan perkebunan kelapa sawit yang berganti menjadi klaster infrastruktur besar. Pemerintah menyatakan IKN sebagai solusi untuk mengatasi tekanan lingkungan di Jakarta, yang memiliki sekitar 30 juta penduduk dan menghadapi masalah seperti banjir, kemacetan, polusi udara, serta kekurangan air bersih. Dalam Latest Program ini, NASA menjadi mitra kunci dalam memantau progres pembangunan melalui teknologi penginderaan jauh.

Earth Observatory NASA mencatat bahwa konstruksi IKN dimulai pada Juli 2022 di kawasan yang dulunya ditumbuhi hutan dan perkebunan kelapa sawit sekitar 30 kilometer dari Selat Makassar. Dalam citra awal, hamparan hutan masih mendominasi, dengan jalur akses yang sempit dan ruang terbuka terpencar. Namun, tiga tahun kemudian, gambar menunjukkan jaringan jalan yang lebih luas dan terhubung, serta lahan terbuka berwarna cokelat yang menandai aktivitas pembangunan intensif. Latest Program ini tidak hanya mengubah wajah fisik IKN, tetapi juga menimbulkan perubahan ekosistem yang signifikan.

Kemajuan Pembangunan IKN

“Pembangunan IKN dimulai pada Juli 2022 di kawasan hutan dan perkebunan kelapa sawit sekitar 30 kilometer dari Selat Makassar,” tulis Earth Observatory NASA dalam publikasinya, dikutip Sabtu (20/6/2026).

Dari data satelit NASA, terlihat bahwa IKN saat ini telah mencapai titik perubahan yang luar biasa. Area yang sempat menjadi habitat hutan bakau, bekantan, dan lumba-lumba Irrawaddy kini bertransformasi menjadi pusat pemerintahan dan infrastruktur modern. Meski proyek ini masih dalam tahap pengembangan, target akhir pengerjaan ditetapkan pada 2045. Latest Program ini menunjukkan seberapa cepat Indonesia menghadapi perubahan lingkungan akibat urbanisasi yang pesat.

Perubahan muka bumi di Kalimantan Timur juga mencerminkan upaya pemerintah untuk mengurangi dampak lingkungan di Jakarta. Selain itu, NASA mencatat bahwa laju penurunan permukaan tanah di sebagian wilayah mencapai 15 sentimeter per tahun, hingga sekitar 40% kawasan kini berada di bawah permukaan laut. Latest Program ini menjadi bukti bahwa data dari luar angkasa bisa memberikan wawasan mendalam tentang perkembangan kota di Indonesia.

Pembangunan IKN dalam Latest Program ini juga mencakup penggunaan teknologi canggih untuk mempercepat proses konstruksi. Dengan memanfaatkan sensor satelit, pemerintah dapat memantau progres pengembangan, memastikan efisiensi penggunaan lahan, dan mengurangi risiko kesalahan desain. Selain itu, data ini juga membantu mengidentifikasi area yang perlu perlindungan lingkungan, seperti hutan atau sungai yang masih utuh.

Kebutuhan akan ruang baru sebagai pengganti Jakarta yang mengalami penurunan tanah dan tekanan lingkungan membuat IKN menjadi fokus nasional. Namun, pergeseran ekosistem ini memicu kekhawatiran para ahli lingkungan. Mereka menilai skala penggunaan lahan yang cepat berpotensi merusak keanekaragaman hayati yang ada. Latest Program ini menunjukkan bahwa pembangunan IKN tidak hanya menyangkut infrastruktur, tetapi juga perubahan lingkungan yang memerlukan strategi yang lebih berkelanjutan.

MORE FROM THIS CATEGORY