Cari Kerja Susah – Pengusaha Sebut Syarat Baru Diterima Kerja di Era AI

2 months ago  ·  2 min read
By William Moore - dailynesia.com
1c4a3ae3-5f02-4794-b9e5-2aae54337463-0

Cari Kerja Susah, Pengusaha Sebut Syarat Baru Diterima Kerja di Era AI

AI Berdampak pada Transisi Karier

Dailynesia.com – Perkembangan teknologi AI memberikan dampak signifikan terhadap pola kerja manusia. Dalam sebuah konferensi SuperAI di Singapura, Yat Siu, pendiri Animoca Brands, menyoroti bahwa kreativitas menjadi kunci utama dalam era kerja baru ini. Menurutnya, meskipun AI mengganggu sektor tenaga kerja, teknologi ini juga akan menciptakan peluang baru dan meningkatkan kebutuhan akan inovasi.

“Kita terlahir kreatif, dan kehilangan kreativitas untuk menyesuaikan diri dengan suatu sistem karena berupaya diubah menjadi mesin dan melakukan tindakan yang cenderung rutin,” jelas Siu. Ia menekankan bahwa manusia harus tetap menjaga kemampuan kreatifnya agar tetap relevan di tengah transformasi yang terus berlangsung.

Perusahaan Terpaksa Beradaptasi

Kekhawatiran mengenai pengangguran akibat AI semakin mengemuka. Banyak perusahaan melaporkan penyesuaian jumlah karyawan dengan alasan pergeseran teknologi. Namun, Siu yakin bahwa meski ada disrupsi, AI justru membuka jalan bagi pekerjaan baru yang membutuhkan keahlian manusia.

“Dari sudut pandang optimis, artinya kita semua bisa bebas berkreasi. Karena mesin pada akhirnya memberikan apa yang perlu dilakukan di sisi itu. Sementara kita bisa tetap menjadi manusia,” tambahnya.

Antusiasme Terhadap AI Tidak Sepenuhnya Kekhawatiran

Siu juga memberikan tanggapan terhadap peringatan Anthropic mengenai risiko penggunaan AI. Ia menyatakan bahwa hal tersebut tidak sama dengan perlombaan senjata nuklir. “Sebagian besar orang akan menggunakan AI dengan cara yang bermanfaat. Akan ada sejumlah orang yang melakukan hal buruk dan harus dihentikan, namun untuk saya tidak seperti perlombaan senjata nuklir,” tegasnya.

MORE FROM THIS CATEGORY