Pertamina Gandeng Masyarakat dalam Program Special Plan Pengolahan Sampah dan Limbah
Dailynesia.com – Program Special Plan Pertamina menjadi salah satu inisiatif utama perusahaan dalam menjaga lingkungan dan mendorong partisipasi masyarakat. Sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan ekosistem serta memperkuat ekonomi lokal, PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga menggandeng komunitas di berbagai wilayah untuk mengolah sampah dan limbah menjadi sumber daya yang bermanfaat. Dengan fokus pada daur ulang, Pertamina terus mengembangkan strategi inovatif yang menunjukkan komitmen nyata untuk menjaga lingkungan hidup dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Inisiatif Lingkungan di Riau
Dalam wilayah Riau, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai bekerja sama dengan warga Kelurahan Tanjung Palas meluncurkan Posyandu Sehati sebagai bagian dari Program Special Plan. Inisiatif ini bertujuan mengubah minyak jelantah menjadi bahan yang berguna, dengan menukar sampah minyak tersebut untuk bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada ibu hamil dan balita. Selain itu, masyarakat juga aktif mengubah limbah organik menjadi pupuk cair organik (PCO), menunjukkan peran penting masyarakat dalam mengelola sampah secara berkelanjutan. Program ini tidak hanya menekankan kebersihan lingkungan tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan holistik.
Program Special Plan di Riau mengintegrasikan teknologi dan partisipasi aktif warga, sehingga menjadi contoh bagus dalam penerapan kebijakan lingkungan yang inklusif. Dengan melibatkan masyarakat, Pertamina memastikan bahwa pengelolaan sampah dan limbah tidak hanya efektif tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi lokal. Selain Posyandu Sehati, inisiatif ini juga memperkuat kesadaran masyarakat tentang pentingnya daur ulang, menjadikan program Special Plan sebagai alat untuk mendorong perubahan perilaku positif.
Program Special Plan di Papua Barat Daya
Di Papua Barat Daya, Pertamina Patra Niaga Kilang Kasim bekerja sama dengan warga Kampung Malabam, Distrik Seget, Kabupaten Sorong dalam program Special Plan yang bertujuan mengubah limbah organik menjadi pakan babi. Proses ini menghasilkan nilai ekonomi dan lingkungan yang signifikan, karena limbah dari sisa makanan dan hasil panen sayuran tidak hanya diminimalkan tetapi juga dimanfaatkan sebagai bahan baku alternatif. Kotoran babi yang dihasilkan kemudian diolah kembali menjadi pupuk organik, memperkuat siklus daur ulang yang berkelanjutan.
Program Special Plan di Papua Barat Daya menunjukkan potensi besar dalam mengurangi beban lingkungan serta meningkatkan pendapatan masyarakat. Dengan pendekatan integratif, Pertamina memastikan bahwa setiap langkah dalam mengelola sampah memberikan dampak yang berkelanjutan. Inisiatif ini juga mendukung pertanian lokal, karena pupuk organik yang dihasilkan dapat meningkatkan produktivitas tanaman tanpa mengorbankan kualitas lingkungan. Dengan kolaborasi yang kuat antara perusahaan dan masyarakat, program Special Plan menjadi solusi yang unik dan relevan.
Program Special Plan di Makassar
Di Makassar, Integrated Terminal Makassar bekerja sama dengan masyarakat Kelurahan Tamalabba dalam Program Special Plan Kampung BERLIAN. Inisiatif ini menangani sampah rumah tangga dengan pendekatan terpadu, termasuk pemilahan sampah, budidaya maggot di Tamalabba Organic Center (TOC), pengelolaan bank sampah Tasberlin, serta pengembangan pertanian urban menggunakan teknologi hidroponik, aquaponik, dan perikanan. Dengan kombinasi teknologi modern dan partisipasi aktif warga, Program Special Plan di Makassar berhasil mengurangi volume sampah hingga 6,7 ton per bulan.
Pendekatan Program Special Plan di Makassar menunjukkan bagaimana sampah yang sebelumnya dianggap sebagai masalah dapat menjadi peluang ekonomi. Selain mengurangi sampah, inisiatif ini juga menghemat energi sebanyak 4.380 kWh per bulan melalui penggunaan energi surya dalam sistem hidroponik. Nilai Social Return on Investment (SROI) mencapai 1,50, artinya setiap investasi sebesar Rp1 memberikan manfaat yang tiga kali lipat bagi komunitas setempat. Ini menjadi bukti bahwa program Special Plan Pertamina tidak hanya lingkungan tetapi juga berdampak sosial dan ekonomi yang jelas.
“Program Special Plan Pertamina membuktikan bahwa pengelolaan lingkungan bisa menjadi penggerak keberlanjutan di tingkat lokal. Kami optimis inisiatif serupa dapat lebih berkembang, mencakup lebih banyak wilayah dan masyarakat,” ujar Roberth M.V. Dumatubun dalam siaran pers, Minggu (14/6/2026).
Program Special Plan Pertamina menggambarkan perusahaan yang tidak hanya fokus pada operasional bisnis tetapi juga berkomitmen untuk mendorong kesejahteraan masyarakat. Melalui berbagai inisiatif yang disesuaikan dengan kebutuhan setempat, Pertamina menunjukkan bahwa pengolahan sampah dan limbah bisa menjadi sumber daya berharga. Inisiatif ini tidak hanya memberikan manfaat lingkungan tetapi juga meningkatkan keterampilan warga, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong ekonomi lokal. Dengan terus mengembangkan Program Special Plan, Pertamina berharap dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain dalam penerapan keberlanjutan ekosistem.

